the quiet reflection of me.
<

Kulihat dirinya menggelepar penuh derita
Berusaha sekuat tenaga untuk sehela napas
Memanggil sang ibu tercinta
Dan sesaat melupakan segalanya

Kulihat ia di ruangan itu
Berusaha dan berharap untuk sembuh
Mencoba mencari cara yang terbaik
Berharap untuk sehat kembali

Kugenggam tangannya yang tua
Kutatap wajahnya yang renta
Kuhapus lembut air matanya
Dan kuberjanji kepadanya

"Awen ada disini kok…"

Kuberlari ke arah ruangan itu secepat mungkin
Namun segera kuterhenyak dalam hati
Kuraih tubuhnya dalam pelukan
Kubiarkan dia menangis pelan

Kukumpulkan kekuatan
Kutahan tangis yang hampir merebak
Mereka memerlukan seseorang
Yang dapat menerima kenyataan

Aku capai
Aku harus pergi
Aku tak tahan lagi
Aku bisa mati

Kumasuki ruangan di sebelah yang sunyi
Kududuk menyendiri di tepi
Airmata jatuh di pipi
Tak henti…aku menangis tanpa henti

Tatapanku nanar ke depan
Jantung berdentam tak tertahan
Kutahu dalam beberapa jam
Ku akan menghadapi kenyataan

Kusentuh punggungnya dari belakang
Kupeluk bahunya yang bergetar
Kutatap pigura yang terpajang
Kutahu ini tidaklah mudah

Sudah cukup sekali saja kualami ini
Aku tak mau melihat yang kedua kali
Aku tak mau lagi mengantar orang yang kucinta
Pergi dan berubah menjadi abu tuk selamanya

Tak pernah kulihat dirinya
Yang begitu kuat, yang begitu megah
Menangis layaknya seorang bayi
Yang ditinggalkan sedari kecil

Ia kehilangan sosok seorang kakak
Ia kehilangan arah
Ia lupa dengan segala keluarganya
Yang masih memerlukan dirinya

Aku menangis malam ini
Teringat olehku segalanya kembali
Ingin kuteriakkan ke semua orang
Bahwa aku juga kehilangan.

April 11th, 2007 at 11:07 am