the quiet reflection of me.
<

Betapa hatiku tak’kan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku tak’kan
sedih
Hamba ditinggal sendiri

Siapakah kini p’lipur lara nan setia dan
perwira
Siapakah kini pahlawan hati, pembela bangsa sejati

Telah gugur
pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh s’ribu
Tanah Air
jaya sakti

Gugur bungaku di taman bakti, di haribaan pertiwi
Harum
semerbak menambah sari, Tanah Air jaya sakti

—————————————————————————————————-

Gue gak peduli berapa banyak orang yang bilang dia jahat dan dia pantas mati, tapi gue sedih dia udah meninggal. Emang udah waktunya dia berpulang, dia udah tua, istri juga udah gak ada… Gue menyayangkan pilihan-pilihan hidupnya yang mungkin terlalu mementingkan kepentingan keluarganya, tapi, siapa orangtua yang tidak memikirkan anaknya? Yang gue tau, yang gue lihat dengan segala keawaman dan ketidaktahuan gue, Indonesia bisa mencapai swasembada pangan karena dia. Indonesia bisa punya Irian Jaya juga karena dia. Gue yakin ada alasannya kenapa Alm. Jend. Sudirman memilih dia jd asisten. Gue yakin ada alasannya kenapa karir militernya sukses. Dia kan seorang militer, ya kalau dia jd Presiden pasti otoriter. Gak mungkin ngeharepin dia jd demokrat. It’s just not the way how it works. Gue tau dia banyak bikin salah, dan banyak orang benci dia. Banyak orang yg disakiti oleh dia, banyak orang yang diperlakukan tidak adil olehnya. Tapi dia juga banyak membangun Indonesia, meski dananya entah dari mana, tapi dia berusaha membangun Indonesia. Call me stupid, tapi gue percaya banyak hal baik yang sebenarnya dia lakukan untuk Indonesia.

Indonesia PERLU orang yang mau memikirkan negaranya. Indonesia PERLU orang yang gak keluar negeri dan kabur ke negara lain. Indonesia PERLU orang yang mau berusaha membangun negaranya sendiri. Indonesia PERLU orang yang mencintai negaranya. Setidaknya Suharto mencintai negaranya. Setidaknya Suharto menjalankan kewajibannya sebagai putera bangsa.


Before you judge him, have you lived as one?

Semoga dia diterima di sisi-Nya.

January 27th, 2008 at 12:46 am


5 Responses to “putera bangsa.”
  1. 1
      RaiSSa says:

    hihi.. iya dehh stujuu.. dia uda membangun banyak bwat ni negara..indo emang msh terlalu terbelakang blom bisa dipimpin dengan cr demokratis coz emang negaranya lum bner2 ngerti arti demokratis sbnernya..alhasil malah jadi ribet n lamban jalannya.. hidupp otoriterr! (loh kog?!) hahaha

  2. 2
      Erica says:

    Gw juga setuju.. Terlepas dr segala kesalahan2 yg pernah dy buat, toh bnyk hal positif juga yg dy uda lakukan bwat bangsa ini :)

  3. 3
      Strongeagle says:

    Setiap orang pasti memiliki sisi positif dan juga negatifnya..
    Sekarang tergantung kita melihatnya dari sisi mana..
    Makanya, selama hidup, lakukan lah sesuatu yang berguna bagi orang lain..
    krn kesalahan kita akan lebih mudah diingat orang lain dari pada kebaikan kita…

    GBU

  4. 4
      Rian says:

    thats right cole…i’m agree with u, I think Indonesian need leader like him.He’s wise, dicipline, responsibility, etc. one of my idola is him….

  5. 5
      mand mand mand says:

    “thats right cole…i’m agree with u, I think Indonesian need leader like him.He’s wise, dicipline, responsibility, etc. one of my idola is him….”

    yuck… I’m really gonna puke…

    sure soeharto loved his country. but just not nearly as much as he loved his money and power and authority and mischiefs, and I hv no idea why I’m still writing this comment. he’s long gone anyway.